Pembangunan di Dogiyai Vakum ?

Oleh: Isak Waine

 

SEBENTAR lagi pesta demokrasi di Kabupaten Dogiyai akan dimulai untuk memilih bupati definitif. Namun, ada satu catatan penting, bahwa selama masa administratif yang sudah berjalan dua tahun, pembangunan di kabupaten pemekaran ini masih belum nampak. Seharusnya tugas utama selama status caretaker adalah melakukan sejumlah kesiapan, termasuk pembangunan fisik. Lantas, apa yang terjadi di Dogiyai selama dua tahun berjalan ini?

Read More

BK DPRD Nabire Minta Percepat Proses PAW

*)Oleh Natalis Kotouki, AMa.Pd

 

PADA saat ini, semakin ramai membicarakan pengisian kekosongan 1 kursi di DPRD Nabire, orang bertanya-tanya, siapakah PAW-nya atas nama alm. Niko Maday dari Partai Amanat Nasional (PAN)  Kabupaten Nabire ini?

Read More

Dogiyai Parah!

PERKEMBANGAN pembangunan Kabupaten Dogiyai yang baru berjalan dua tahun ini sudah mulai nampak dampak-dampak pembangunan yang baik dan buruk. Dampak pembangunan yang baik misalnya adalah pembangunan infrastruktur yang memadai – baik sarana kesehatan maupun pendidikan, pelayanan pemerintahan yang cepat dan tepat sasaran (span of control), serta banyak mahasiswa terbantu.

Read More

Perpanjangan Lapter Nabire, Jawaban Akan Kebutuhan Transportasi Di Papua Tengah

Oleh Drs. Fransiskus Tekege

Perpanjangan Landsman Pacu Bandar Udara Nabire yang sedang dimotori oleh Bupati Nabire Baru yang sedang digalang dan digencarkan sebagai aksi konkrit 100 hari kerja Bupati Wakil Bupati patut diacungi jempol. Hal ini bukan tanpa alas an melainkan dikarenakan oleh kebutuhan akan transportasi udara di daerah Papua Tengah, yakni Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Waropen dan Kaimana yang selama ini terkendala karena harus transit lewat Biak atau Timika.

Read More

Papua (Nabire) Tanah Damai Demokrasi Menjamin Perbedaan-Kedamaian

Oleh: Yermias Degei*)

GAGASAN “Papua Tanah Damai” sudah tidak asing lagi bagi telinga kita. Gagasan ini muncul di tengah-tengah segala ketegangan yang menandai kehidupan kemasyarakatan. “Papua Tanah Damai” yang memungkinkan bagi segala pihak untuk mencari jalan bersama hingga semua orang di Papua dapat hidup dalam ketenangan.

Menurut Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Keuskupan Jayapura, berbagai ketegangan di Papua muncul karena ada enam medan konflik. Medan konflik pertama adalah perbedaan aspirasi politik. Perbedaan aspirasi politik khususnya status sejarah. Sedangkan pemberian Otonomi Khusus sebagai jalan keluar justru menimbulkan suatu ketegangan antarorang Papua sendiri.

Read More

Menanti Kabinet Douw-Magai

SUSUNAN Kabinet masa bakti 2010-2015 amat dinanti-nantikan banyak kalangan, baik masa pendukung, partai politik, pelaku ekonomi, akademisi, maupun masyarakat biasa di kota ini.

Kita akan melihat apakah para anggota kabinet lebih banyak berasal dari kelompok profesional atau masih campuran antara kelompok profesional murni dan kelompok profesional yang berasal dari masa pendukung.

Read More

LMA-O “Diyoweitopoke“ Menolak Pengembangan Hidro Power (PLTA)

 Oleh Simon  Pakage, SH

GUBERNUR Papua, Barnabas Suebu di Timika, Rabu tanggal 17 Maret 2010 Jam 06.25 WIB mengatakan jajarannya telah menjalin kerja sama dengan PT PLN Wilayah Papua mengembangkan Proyek Hidro Power pertama di sungai Urumuka Kapiraya Distrik Mimika Barat Tengah berkekuatan 10 ribu megawatt (MW).

Gubernur Papua sudah menjajaki kerja sama sumber pendanaan proyek ini dengan pihak Bank Mandiri dan Duetehe Bank (Bank Jerman). Gubernur mengharapkan proyek ini secepatnya dibangun dan nantinya akan menyuplai kebutuhan listrik PT. Free Port Indonesia sekitar Rp 2 triliun pertahun.


 

 

Read More

Dibalik Munculnya Generasi Muda di Panggung Politik Dogiyai

Perkembangan politik menjelang Pilkada di Kabupaten Dogiyai sudah mulai memanas. Banyak kandidat sudah muncul dan sudah mulai pasang kuda-kuda sejak jauh-jauh hari. Ada kandidat yang sudah punya partai dan ada kandidat lain yang masih mencari-cari perahu yang bisa mengantar mereka sampai lolos verifikasi. Ada kandidat lain pula yang sedang kewalahan karena ada indikasi dualisme. Kelompok dualisme ini terjadi lantaran ada kandidat lain ikut “merampas” partainya walaupun kandidat tersebut sudah memiliki perahu lebih dari 15% sesuai syarat yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 49 Tahun 2008.

 

Read More

Calon Bupati Dogiyai dan Ekonomi Kerakyatan (Belajar dari Para Pemimpin Pro-Rakyat)

Oleh: Yakobus Odiyaipai Dumupa

 

DEWASA ini, lima orang presiden di empat negara menjadi idola kebanyakan orang di belahan bumi mana saja. Mereka adalah dua bersaudara Videl Castro, yang kemudian digantikan oleh adiknya Raul Castro (Presiden Kuba), Evo Morales (Presiden Bolivia), Hugo Chaves (Presiden Venezuela), dan Mahmoud Ahmadinejad (Presiden Iran). Ketenaran lima “Presiden Radikal” ini mematahkan nama besar presiden mana saja, termasuk para presiden Amerika Serikat, yang seringkali menjadi idola dunia, dan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono yang diidolakan oleh sebagian besar rakyatnya.

Read More

Kemasan Ide-ide Anak Negeri Menjelang Pilkada Dogiyai

Oleh: Mateus Ch. Auwe

 

DUA tahun sudah roda pemerintahan Kabupaten Dogiyai berjalan dengan status karateker. Sejak disahkan sebagai satu kabupaten baru, 28 Juni 2008 di Nabire oleh Mendagri Mardiyanto atas nama Presiden Republik Indonesia. Kabupaten Dogiyai dimekarkan dari Kabupaten Nabire dengan SK Nomor 8 Tahun 2008.

Read More

Kabupaten Dogiyai dengan Rumitnya Persoalan Pendidikan

SECARA umum, wajah pendidikan formal di Kabupaten Dogiyai sedang berjalan menuju ke garis degradasi. Kondisi rill di sekolah dan kelas hingga tingkat kebijakan sedang meninggalkan banyak persoalan. Misalnya, waktu normal untuk melakukan proses pembelajaran menjadi pengurangan yang cukup jauh melampaui batas yang wajar.

Read More

Elite Birokrat Virus Pilkada Dogiyai

KABUPATEN Dogiyai yang baru berumur dua tahun yang telah berdiri dengan UU RI Nomor 8 tahun 2008 itu terjadi banyak hal yang mengundang perhatian publik. Ada hal-hal yang dilakukan oleh elite birokrat Dogiyai yang amat bertentangan dan melawan paraturan perundang-undangan baik itu UU RI, peraturan daerah maupun peraturan pemerintah tentang penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat selama dua tahun dan menjelang Pemilukada Dogiyai Oktober 2010 itu. 

Read More

Menanti Pelantikan DPRD Intan Jaya

ANTUSIAS masyarakat Intan Jaya, menanti, kapan waktu pelantikan DPRD terpilih pasca ditetapkan pleno KPUD kabupaten Paniai 6 februari lalu, akan segera dilantik. Tanpa terasa,waktu terus bergulir,hingga satu bulan telah terlewati. Pro dan kontra dari pihak yang merasa tidak puas dengan hasil pleno KPUD Paniai pun tak terhindarkan.

Read More

Douw : Merakyat Dalam Pengabdian Menuju Kursi Bupati

HIDUP sebagaimana air, mengalir dan alur yang harus dilalui membasahi dan masuk ceruk-ceruk yang dilewati, pada ahirnya, air itu mempunyai makna mampu menyuburkan lingkungan dengan kendali yang bertumpah pada sang pencipta. Fakta hidup bak air inilah yang dipegang oleh DOUW ISAIAS dalam menampak kehidupan keseharian maupun didalam menjalankan rutinitas mengemban kegiatan tugas sebagai  seorang pejabat kepala Dinas di lingkungan pemerintah Kabupaten Paniai.

Read More

Dogiyai Bukan Panggung Perseteruan Para Politisi dan Birokrat

Menyimak beberapa pernyataan dan tanggapan antar bakal calon kandidat di media cetak yang ramai memperbincangkan soal Kabupaten Administratif Dogiyai. Masyarakat dapat menyatakan bahwa Dogiyai bukan tempat perseteruan para politisi dan birokrat. Dogiyai, tempatnya orang-orang yang berwibawa, bermartabat dan punya harga diri, sehingga mereka sedang menilai dan mencermati siapakah yang pantas akan duduk kursi Bupati Definitif.

Read More

Tahun 2015, Tanah Gambut di Lembah Kamuu Akan Menjadi Kayu Bakar

Dalam realita kehidupan menunjukan bahwa karakter masyarakat Lembah Kamuu Kabupaten Dogiyai  terbentuk dengan kebiasaan bakar hutan dan padang rumput, tanpa perhitungan, apa dampak yang  akan terjadi di masa sekarang dan generasi mendatang.

Read More

Otonomi Khusus, Antara Peluang dan Tantangan

BERBAGAI pandangan dari seluruh masyarakat Papua memandang makna Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua sebagai salah satu produk hukum yang akan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup bagi rakyat Papua yang masih tersisih dari berbagai aspek kehidupan. Namun realita di lapangan menunjukkan bahwa impian rakyat Papua itu digagalkan oleh kelompok kepentingan politik di tingkat pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di Tanah Papua dari Sorong hingga Samarai.

Read More

Keberpihakan dan Demokrasi di Era Otsus di Kabupaten Dogiyai

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Dogiyai, Intan Jaya dan Deiyai yang akan dilaksanakan, harus dipersiapkan menjadi Pilkada percontohan. Hapus segala macam bentuk kepentingan dan manipulasi. Otonomi Khusus memberikan kebebasan kepada daerah untuk secara bebas dan terkontrol menentukan nasib ke arah yang lebih baik. Kalau Jakarta sudah menjawab kerinduan orang Papua melalui Otonomi Khusus dan pemekaran, berarti orang Papua harus berpikir untuk membenahi diri.

Read More

Wajah Birokrasi di Paniai

DALAM kehidupan kita tidak sedikit orang mengucapkan kata “Birokrasi”. mengapa? karena kata birokrasi, kita langsung terpikir mengenai berbagai urusan prosedural penyelesaian 

Read More

Uang sebagai Anugerah atau Bencana?

Judul di atas merupakan judul Surat Gembala Prapaska 2010 Keuskupan Timika. Mgr. John Philip Saklil, Uskup Keuskupan Timika, menyampaikan surat gembala ini bukan hanya bagi umat katolik tetapi juga kepada semua orang yang berkehendak baik. Bapak Uskup mengajak semua pihak untuk merenungkan atau menilai kembali uang yang beredar di Papua ini: sebagai anugerah atau bencana.

Read More

Pilkada Dogiyai, Faktor Penentu Pembangunan

KEPALA Daerah dan Wakil Kepala Daerah mempunyai peran yang sangat strategis dalam rangka pengembangan kehidupan demokrasi, keadilan, pemerataan, kesejahteraan masyarakat, memelihara hubungan serasi antara pemerintah pusat dan daerah serta antar daerah. Oleh sebab itu, diperlukan figur Kepala Daerah yang mampu mengembangkan inovasi, berwawasan ke depan dan siap melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Read More

Pembangunan di Dogiyai Vakum ?

Oleh: Isak Waine

 

SEBENTAR lagi pesta demokrasi di Kabupaten Dogiyai akan dimulai untuk memilih bupati definitif. Namun, ada satu catatan penting, bahwa selama masa administratif yang sudah berjalan dua tahun, pembangunan di kabupaten pemekaran ini masih belum nampak. Seharusnya tugas utama selama status caretaker adalah melakukan sejumlah kesiapan, termasuk pembangunan fisik. Lantas, apa yang terjadi di Dogiyai selama dua tahun berjalan ini?

Read More

BK DPRD Nabire Minta Percepat Proses PAW

*)Oleh Natalis Kotouki, AMa.Pd

 

PADA saat ini, semakin ramai membicarakan pengisian kekosongan 1 kursi di DPRD Nabire, orang bertanya-tanya, siapakah PAW-nya atas nama alm. Niko Maday dari Partai Amanat Nasional (PAN)  Kabupaten Nabire ini?

Read More

Dogiyai Parah!