|
NABIRE - Bertempat di Aula Kantor Pemberdayaan perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Nabire, Rabu (26/5), Sekda Drs. Umar Katjili mewakili Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos membuka secara resmi Konferensi Cabang (Konfercab) II Muslimat NU Kabupaten Nabire. Sedangkan Ketua Muslimat NU Provinsi Papua, Ny. Hj. Rahmatan, SE, MM kebagian menutup kegiatan yang berlangsung sehari tersebut.
Pembukaan dan penutupan Konfercab tersebut ditandai dengan pemukulan tifa. Hadir dalam acara pembukaan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Nabire Ny. Jubelina Isaias Douw, Kepala Kesbangpol Linmas Nabire Drs. Sumaidi, Ketua Pengadilan Agama Nabire, Ahmadi, Dandim 1705/Paniai diwakili Pasi Ter Kapten Ahmad Kabau, Kapolsek Nabire AKP Abdul Kadir, Ketua IWSS Ny. Hj. Chatren Jabal Nur, sejumlah ketua kerukunan atau paguyuban serta undangan lainnya. Sementara itu dalam sambutannya Ketua Muslimat NU Kabupaten Nabire Ny. Hj. Siti Qomariyyah Rochmadi mengatakan bahwa Muslimat NU yang lahir pada tanggal 29 Maret 1946 seiring dengan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sejak awal kemunculannya hingga kini visi yang diembannya tetap tidak berubah. Wawasan kebangsaan, kenegaraan dan keagamaan itulah jiwa dari seluruh visi dan misi yang diemban organisasi Muslimat NU. Ungkapnya, Nabire yang aman, pembangunan yang berjalan lancar serta kemakmuran yang dirasakan masyarakat telah memberikan kesempatan kepada organisasi Muslimat NU yang kurang lebih 15 tahun telah terbentuk kepengurusannya dapat mengembangkan diri tanpa hambatan yang berarti sehingga dapat melaksanakan tujuan organisasi yang dibutuhkan masyarakat. Terangnya, dalam kepengurusan lima tahun Muslimat Nu Nabire telah dapat melaksanakan program kerjanya walaupun belum optimal.Beberapa program yang telah dicapai antara lain, bidang organisasi telan menjalin hubungan dengan organisasi-organisasi wanita yang ada di Kabupaten Nabire. Bidang pendidikan, dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan SDM, Muslimat NU telah memiliki Taman Kanak-Kanak, 2 buah Play Group, tempat penitipan anak (TPA) dan taman pendidikan Al-Qur’an. Bidang sosial, budaya dan lingkungan hidup, Muslimat NU setiap tahun melaksanakan kegiatan social antara lain pada tahun 2005 melaksanakan hitanan missal sebanyak 80 anak, tahun 2006 mengadakan/memfasilitasi pernikahan gratis bagi warga yang kurang mampu dan mengundang semua Ormas Islam dengan spontanitas 4 pasangan pengantin diberikan secara gratis oleh BAZ Kabupaten Nabire untuk berbulan madu di hotel selama 1 malam.Tahun 2008 melaksanakan santunan yatim piatu, para janda dan lansia dan pada tahun 2009 bekerjasama dengan PCNUNabire melaksanakan santunan kepada 98 anak yatim piatu dengan dana sebesar Rp.22 juta berasal dari umat Islam dengan dikoordinir Muslimat Nu Nabire. Lanjutnya, bidang kesehatan hingga kini Muslimat masih mempunyai impian yaitu memiliki Poliklinik Bersalin. Bidang ekonomi dan koperasi telah memiliki kopersai dan akan mempertahankan untuk mengajukan agar menjadi koperasi yang berbadan hukum.Bidang dakwah mengadakan pengajian seminggu sekali dan mengikuti pengajian akbar setiap tahun yang bergabung dengan Jamiatun Nisa Nabire. Sementara Pengurus Muslimat NU periode 2005-2010, dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan bahwa Konferensi Cabang pada hakekatnya merupakan institusi tertinggi pada tingkat Pengurus Cabang, sekaligus mengamanatkan program-program yang menjadi pedoman keria bag] kepengurusan Cabang terpilih. Selain itu jugs dimaksudkan agar program-program itu berfungsi sebagai tolok ukur penilaian sejauh mana Ketua Cabang terpilih telah melaksanakan amanat tcrsebut. Terangnya, rangkaian proses penetapan rencana kerja Konferensi cabang clan bmwhan menjadi penilaian (evaluasi) oleh Konferensi cabang berikutnya, harus dipandang somata-mats karena anugrah dan rahmat dari Allah SWT, sementara hambatan, kelemahan atau keogglan harus dipandang sebagai bagian dari keterbatasan manusia yang sah adanya. Terangnya, realisasi program kerja Pengurus NU Kab. Nabire periode 2005-2010. Bidang Organisasi, telah melaksanakan konsolidasi Organisasi ditingkat pengurus cabang dan beberapa Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) sekaligus melantik pengurus ranting. MUM organisasi antara, lain : papan nama, bendera organisasi, dan kartu anggota Muslimat Nu Se Cabang Nabire dengan jumlah anggota lebih dari 1.500 orang. Telah menjalin kerjasama dengan ormas-ormas Islam yang terkait antara lain : BAZIZ, Kabupaten Nabire,LPTQ dan IPHI Kabupaten Nabire, mengikuti konferensi wilayah, Rakernas dan Kongres Muslimat NU. Bidang pendidikan dan Pengkaderan, menyumbangkan sistim Pengkaderan dan Rekruitmen Kader, sebagai upaya penyiapan SDM, mengikut sertakan anggota pada berbagai kegiatan organisasi wanita di daerah ini antara lain: GOW, IWAPI, Dan PKK Kabupaten. Lanjutnya, dalam rangka mendukung pemerintah di bidang pendidikan, Muslimat NU cabang Nabire, telah memiliki 1bBuah Taman Kanak-kanak yaitu TK. Muslimat, 2 Buah PAUD yaitu, Play Grup Siti Khadijah yang terletak di Jln. Semarang dan Play Grup Siti Marifah yang terletak di Jl. Yan Mamoribo, 1 buah TPA (tempat penitipan anak) Siti Khadijah terletak di Jln. Semarang, 1 buah TPQ (tempat pengajian Al Qur'an) Darul Ulurn yang terletak di Jln. Tigi Girimulyo. Pada tahun 2007/2008 telah membangun Gedung Taman Kanak-kanak serta sarana bermain dengan dana sebesar + Rp. 100.000.000,-. Pada tahun 2009 telah mengusahakan kepemilikan atas bangunan Play Grup dan tempat penitipan anak Siti Khadijah sebesar Rp. 65.000.000,-, tahun 2010 Pengurus sementara mengusahakan Sertifikat hak milik tanah (balik nama) menjadi hak milik Muslimat NU Kabupaten Nabire, dengan biaya, lebih dari Rp. 2000.000,- belum terealisasi. Lebih lanjut diterangkan bahwa Muslimat NU Nabire pada tahun 2005. Pengurus telah melaksanakan Khitanan Masal kepada 80 anak yang dipusatkan di Masjid Al Hidayah Girimulyo. Pada tahun 2006, dalam rangka Harlah Muslimat ke 60 telah mengadakan/memfasilitasi Nikah Gratis dan santunan uang kepada 4 pasang pengantin dan 2 pasang diantaranya adalah mualaf. Pada tahun 2007 Pengurus telah melaksanakan Peringatan Maulid Nabi dan sekaligus santunan kepada Anak Yatim Piatu, Lansia dengan sumber dana, dari Kas sosial. Pada tahun 2009 Pengurus bekerja sama dengan PCNU Nabire melaksanakan Istigosah sekaligus memberikan santunan Yatim Piatu dan Lansia kepada 100 orang dengan dana sebesar Rp. 22.000.000 yang bersumber dari umat. Bidang Kesehatan dan Kependuukan mengusahakan berdirinya Poliklinik bersalin dan Posyandu Binaan. Namun hingga kini belum terealisasi. Bidang Ekonomi dan Koperasi memberikan tambahan modal kepada koperasi An-Nisa yang telah terbentuk sejak tahun 2000, sebesar Rp. 5.000.000,-. Mengusulkan kepada Dinas Koperasi agar Koperasi An-Nisa menjadi Koperasi yang berbadan hokum, mengadakan simpan pinjam kepada anggota. Bidang Tenaga Kerja, mengikut sertakan anggota dalam pelatihan-pelatihan tentang Home Industri dan mengusahakan adanya peluang usaha bagi pengurus. (iing elsa)
 |