|
NABIRE-Menager PLN Cabang Nabire yang baru, Daniel Buntu kepada media ini mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengusulkan beberapa mesil disel kepada PLN tingkat provinsi dan pusat agar wilayah Wanggar, Lagari dan Topo dapat diterangi listrik dan masyarakat dapat menggunakannya.
“Kami sudah membuat proposal dan sedang tunggu jawaban”, ujar Daniel diruang kerjanya belum lama ini. Ketika ditanya bagaimana dengan kondisi listrik dalam kota, Buntu mengatakan, untuk kondisi listrik dalam kota relative aman. Jika terjadi pemadaman tiba-tiba itu bukan kesengajaan tetapi akibat guntur atau gangguan isolasi. Misalnya ranting pohon jatuh diatas kabel atau ada gangguan di stavol. Akan tetapi sejak dirinya memimpin perusaan ini di Nabire, semua masalah tersebut diatasi dari hari ke hari sedikit demi sedikit. Daniel juga mengaku, untuk saat ini pihaknya tidak butuh dukungan dari Pemerintah Daerah. “Kami tidak butuh dukungan dari pemerintah, tetapi pihaknya akan selalu bangun koordinasi dengan Bupati terpilih karena penerangan listrik bagi rakyat sejalan dengan program bapak Isaias Douw, S.Sos”, ujar Buntu. Ketika ditanya apakah pihaknya akan meminta dukungan dana dari Bapak Isaias Douw, Buntu mengatakan untuk pengadaan mesin disel pihaknya sudah mengajukan proposal kepada atasannya dan hal itu ada mekanismenya. Untuk pemerintah daerah, kecuali dana hibah. Lebih jauh Buntu menjelaskan bahwa pembangunan akan lebih maju cepat bila listrik sudah masuk sampai tingkat kampong. Kalau listrik belum masuk sampai di pelosok, kata Buntu, jangan bicara pemekaran wilayah. Pemekaran bisa dapat dilakukan apabila listrik sudah dapat diterangi hingga ditingkat kampong. “Bagaimana pegawai negeri, bides dan petugas kesehatan mau betah tinggal di distrik yang jauh apalagi di kampong-kampung yang jauh kalau tidak ada penerangan. Penerangan adalah kebutuhan vital, karena itu sebelum bicara pemekaran, bicara dulu sejauh mana listrik bisa dijangkau hingga ditingkat kampong”, ujar Daniel yang juga mantan mekanik tersebut. Kedepan, Daniel mengharapkan, pihaknya sudah dapat menjawab kerinduan rakyat di pinggir kota Nabire, terutama Wanggar, Lagari dan Topo agar listrik bisa diterangi dengan baik. Dalam rangka itu, pihaknya sedang menunggu jawaban, apakah usulan mereka akan dijawab segera atau tidak. Bila dijawab segera maka, ketiga wilayah tersebut akan menikmati listrik selayaknya rakyat kota Nabire. (nd)
 |