PH Minta 4 Terdakwa Makar Dibebaskan

JAYAPURA - Setelah empat terdakwa makar dari Kapeso antara lain Nataniel Runggaimusi, Yance Mambuai, Yusuf Aninam dan Yeret Runaweri yang dituntut masing-masing empat tahun penjara, maka di Pengadilan Negeri Jayapura Senin kemarin PH terdakwa meminta agar keempat terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan hukum.

Usai sidang kepada wartawan PH terdakwa Johanes Harry Maturbongs,SH menjelaskan bahwa sebenarnya pelaku utama dalam kasus ini adalah Decky Imbiri tetapi tidak ditangkap, sementara keempat terdakwa yang tidak pernah tahu soal aksi itu malah keempat terdakwa yang ditangkap dan diseret me meja hijau dengan tuntutan kasus makar.

Hal ini juga membuktikan para terdakwa tidak terlibat karena para terdakwa tidak ditemukan di tempat kejadian. Dan petugas yang menangkap para terdakwa juga hanya informasi dari masyarakat setempat dimana petugas hanya melaksanakan tugas pimpinannya. Demikianpun dengan barang yang ada yang ditemukan di tempat lain, juga sama sekali tidak ada kaitannya dengan para terdakwa.  

Sementara itu dalam proses persidangan yang berlangsung ternyata pihak kejaksaan tidak dapat menghadirkan saksi ahli sehingga tidak keterangan apapun dari saksi ahli yang disampaikan dalam persidangan itu. Pada hal keterangan dari saksi ahli itu sangat penting. Sehingga dari sejumlah kejanggal tersebut maka perbuatan keempat terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindakan perbuatan makar.

Oleh karena itu dalam pembelaannya PH terdakwa meminta kepada majelis hakim yang memutus perkara ini untuk membebaskan para terdakwa. Namun dari pihak kejaksaan menyatakan mereka tetap pada tuntutannya, selanjutnya sidang ditunda pada tanggal (1/4) mendatang.

Sidang di Pengadilan Negeri Jayapura Senin kemarin dipimpin oleh ketua majelis hakim Puji Wijayanto,SH serta dihadiri JPU Hadjat,SH serta PH terdakwa J.Hari Maturbongs,SH, Gustaf Kawer, Albert Korwa,SH dan Guntur Ohoiwutun,SH.  (Alfius)

Hits: 204
Komentar (0)Add Comment

Tulis Komentar Anda
kecilkan layar | besarkan layar

busy
 

YANG TERLINTAS DI BENAK ANDA!

 

 

SELAMAT MEMASUKI

BULAN PUASA

KOMENTAR OPINI

Perpanjangan Lapter Nabire, Jawaban Akan Kebutuhan Transportasi Di Papua Tengah (16 comments) Sunday, 05 September 2010
Papua (Nabire) Tanah Damai Demokrasi Menjamin Perbedaan-Kedamaian (4 comments) Saturday, 04 September 2010
Dibalik Munculnya Generasi Muda di Panggung Politik Dogiyai (8 comments) Thursday, 05 August 2010
Douw : Merakyat Dalam Pengabdian Menuju Kursi Bupati (2 comments) Thursday, 08 July 2010
Menanti Kabinet Douw-Magai (5 comments) Tuesday, 06 July 2010
Calon Bupati Dogiyai dan Ekonomi Kerakyatan (Belajar dari Para Pemimpin Pro-Rakyat) (21 comments) Tuesday, 15 June 2010
Uang sebagai Anugerah atau Bencana? (2 comments) Thursday, 10 June 2010
Elite Birokrat Virus Pilkada Dogiyai (9 comments) Wednesday, 09 June 2010
Wajah Birokrasi di Paniai (1 comments) Wednesday, 02 June 2010
Dogiyai Bukan Panggung Perseteruan Para Politisi dan Birokrat (2 comments) Saturday, 15 May 2010
Tahun 2015, Tanah Gambut di Lembah Kamuu Akan Menjadi Kayu Bakar (1 comments) Thursday, 01 April 2010

PREDIKSI BUPATI DOGIYAI 2010-2015

Siapa yang akan menjadi bupati Dogiyai?
 

DATA PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini234
mod_vvisit_counterKemarin790
mod_vvisit_counterMinggu ini234
mod_vvisit_counterMinggu lalu4661
mod_vvisit_counterBulan ini3445
mod_vvisit_counterBulan lalu27964
mod_vvisit_counterSeluruhnya172046

We have: 3 guests online
Your IP: 38.107.191.97
 , 
Today: Sep 05, 2010

LOGIN / REGISTRASI


Copyright © 2010 Papuapos Nabire. All Rights Reserved. Adress: Jl Cenderawasih Kelurahan Morgo Kota Lama Nabire. Telp/Fax: (0984) 21892.
Powered by:  Uwapa Globalindo (Global Intermedia Group)

Papuapos Nabire

  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • red color
  • green color