|
NABIRE – Dari lanjutan kejuaraan tenis lapangan Bupati Cup V 2010, Britama membayar lunas kekalahan yang diderita dihari pertama kejuaraan saat dinyatakan kalah diskualifikasi oleh Bhayangkara A, mereka berhasil menang dengan membungkam juara bertahan Dolog. Sedangkan Kopuna kembali tersungkur.
Belajar dari kekalahan perdana, Britama kemudian mengubah pasangan dan strategi. Zaenal yang kurang optimal permainannya saat dipasangkan dengan Lutfi dirubah dan disandingkan dengan Endro Widianto, sebaliknya Lutfi kemudian dipasangkan dengan Viktor. Hasilnya tidak sia-sia, Britama mampu mengalahkan Dolog 3-0. Viktor yang berpasangan dengan Lutfi dan diturunkan dipartai pertama tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan pasangan pertama Dolog Lutfi/Andre. Digame-game awal, Viktor/Lutfi langsung ungggul 6-1. Walaupun perlahan-lahan bangkit, pasangan Dolog tak mampu mengejar ketertinggalan. Mereka akhirnya menyerah 6-9. Di partai kedua, Britama memperbesar keunggulan setelah pasangan Nazar/Frans Lien mengalahkan pasangan Bambang/Mukhlis dengan angka 9-4. Britama menutup kemenangan menjadi 3-0 melalui pasangan Zaenal/Endro setelah mengandaskan perlawanan Abu/Marthen dari Dolog dengan 9-7. Bhayangkara A Raih Kemenangan Kedua Masih di pool yang sama, tim Bhayangkara A kembali menuai sukses setelah meraih kemenangan kedua. Bertanding di lapangan A, Bhayangkara berhasil memukul Kopuna dengan skor 2-1. Bhayangkara A unggul terlebih dahulu melalui pasangan stery/Tamrin setelah menang 9-6 dari pasangan pertama Kopuna Nasir/Joko. Kopuna menyamakan kedudukan dan membuka harapan dan peluang lolos kebabak semifinal setelah pasangan Edi/Ely menang 9-7 atas pasangan Bhayangkara A Ridlo/Bahar. Namun harapan Kopuna menjadi buyar, setelah di partai ketiga pasangan Adri/Agus dikandaskan pasangan Jhoni/Burhan dengan angka 4-9. Dengan kekalahan dua kali berturut-turut, Kopuna menjadi tim pertama yang gagal melangkah ke babak selanjutnya. Pertandingan ketiga mereka tidak akan berpengaruh terhadap peluangnya, apalagi yang menjadi lawannya tim sangat berat yaitu Britama. Nanti Malam Partai Hidup Mati Sementara itu, pertandingan nanti malam akan menjadi partai hidup mati antara Bhayangkara A dan Dolog. Walapun Bhayangkara A telah memenangi dua kali pertandingan, tapi belum dapat menjamin tim ini bakal lolos ke semifinal. Hal itu karena lawan yang akan dihadapinya adalah Dolog yang juga akan berusaha untuk menang agar aman ke semifinal. Dolog walaupun baru satu kali menang namun peluang untuk lolos masih terbuka bila mampu mengalahkan Bhayangkara A. Dan tidak ada pilihan lain bagi Dolog terkecuali bermain habis-habisan karena menang ada peluang, kalah berarti gantung raket dan harus rela hanya jadi penonton sampai kejuaraan Bupati Cup V selesai. Sebaliknya Bhayangkara A juga demikian, tapi sedikit keuntungan karena menang berarti lolos secara otomatis dan bila kalah pun masih bisa lolos bila Britama kalah dari Kopuna.bila Britama menang maka nilai antara Dolog dan Bhayangkara akan dihitung untuk menentukan tim mana yang lebih pantas lolos. Yang pasti pertandingan di pool A nanti malam dipastikan akan akan berlangsung sangat seru dan ramai. Masing-masing dari ketiga klub Britama, Bhayangkara A dan Dolog akan bermain matia-matian untuk membuktikan siapa yang akan eksis disemifinal. Hingga berita ini diturunkan masih berlangsung pertandingan. Di lapangan A Paradiso berhadapan dengan Bhayangkara B, sedangkan di lapangan B tim BNI mencoba menjajal tim Mandiri. Diatas kertas Paradiso tidak akan menemui kesulitan untuk memenangkan pertandingan. Begitu pula dengan BNI. (iing elsa)
 |