Akta Kelahiran Gratis Bagi Anak Usia Sekolah, Dibagikan PDF Print E-mail
Written by Mr Suroso   
Thursday, 29 July 2010 01:30

NABIRE – Pencanangan dan penyerahan akta kelahiran gratis bagi anak-anak usia sekolah di Kabupaten Nabire, Rabu (28/7) kemarin diserahkan. Dalam sambutan bupati disebutkan, dalam Undang Undang nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, mengamanatkan bahwa setiap kelahiran wajib dilaporkan oleh penduduk kepada instansi pelaksana di tempat terjadinya peristiwa kelahiran, paling lambat 60 hari sejak kelahiran.

Apabila telah melewati batas waktu tersebut, maka akan dikenakan denda sebesar 1 juta rupiah dan akan dilakukan pencatatan setelah mendapat penetapan baik dari kepala instansi pelaksana maupun dari pengadilan negeri setempat.

Mencermati UU itu, dan melihat kenyataan yang ada di Kabupaten Nabire, masih banyak anak usia sekolah yang belum memiliki akta kelahiran.  Sehingga pimpinan daerah mengambil kebijakan, untuk menyelamatkan anak-anak kita dari persoalan yang akan dihadapinya nanti menyangkut masalah pengakuan dan pemilikan akta catatan sipil dalam hal ini akta kelahiran, diserahkanlah akta kelahiran gratis kepada anak-anak usia sekolah mulai dari tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK.

Oleh karena itu, dalam rangka program 100 hari bupati, pencanangan dan pelayanan akta kelahiran gratis untuk anak-anak usia sekolah, adalah suatu program yang sangat prioritas. Sehingga kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Nabire, bupati sampaikan terima kasih atas kerja kerasnya. Sehingga program pencanangan dan pelayanan akta catatan sipil gratis dalam hal ini akta kelahiran yang dikhususkan bagi anak-anak usia sekolah di Kabupaten Nabire bisa terlaksana.

Bupati mengharapkan agar Dinas Pendidikan dan Pengajaran, dan para kepala sekolah agar dapat lebih aktif lagi dalam mendata anak-anak sekolah di sekolah masing-masing. “Jangan sampai ada yang tidak terdata, sehingga mereka tidak memiliki akta kelahiran. Sebab pelayanan akta kelahiran gratis bagi anak-anak usia sekolah ini hanya berlaku sampai tanggal 31 desember 2010,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, kita tahu bahwa akta kelahiran adalah merupakan hak sipil seorang warga negara sebagai bentuk pengakuan negara kepada yang bersangkutan. Oleh karena itu program ini sangatlah mulia. Sebab tidak kita bayangkan apabila nantinya anak-anak kita tidak diakui oleh negara sebagai warga negara Indonesia hanya karena tidak memiliki akta kelahiran.

Di tingkat pusat dalam hal ini Menteri Dalam Negeri maupun ditingkat propinsi dalam hal ini gubernur telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh bupati dan walikota di seluruh Indonesia untuk menperhatikan hal tersebut dengan memberikan dispensasi.

Sehingga sudah menjadi kewajiban kita semua, baik masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat maupun unsur pemerintah, untuk bersama-sama sukseskan program yang sangat positif ini.

“Saya harapkan kepada kita semua, agar sukseskan program pelayanan akta kelahiran gratis bagi anak usia sekolah di Kabupaten Nabire.  Sehingga anak-anak kita tidak mendapat kendala dimasa mendatang terkait dengan kepemilikan akta kelahiran mereka,” ujarnya. (ist)

Hits: 20
Komentar (0)Add Comment

Tulis Komentar Anda
kecilkan layar | besarkan layar

busy
 

YANG TERLINTAS DI BENAK ANDA!

 

 

SELAMAT MEMASUKI

BULAN PUASA

KOMENTAR OPINI

Perpanjangan Lapter Nabire, Jawaban Akan Kebutuhan Transportasi Di Papua Tengah (16 comments) Sunday, 05 September 2010
Papua (Nabire) Tanah Damai Demokrasi Menjamin Perbedaan-Kedamaian (4 comments) Saturday, 04 September 2010
Dibalik Munculnya Generasi Muda di Panggung Politik Dogiyai (8 comments) Thursday, 05 August 2010
Douw : Merakyat Dalam Pengabdian Menuju Kursi Bupati (2 comments) Thursday, 08 July 2010
Menanti Kabinet Douw-Magai (5 comments) Tuesday, 06 July 2010
Calon Bupati Dogiyai dan Ekonomi Kerakyatan (Belajar dari Para Pemimpin Pro-Rakyat) (21 comments) Tuesday, 15 June 2010
Uang sebagai Anugerah atau Bencana? (2 comments) Thursday, 10 June 2010
Elite Birokrat Virus Pilkada Dogiyai (9 comments) Wednesday, 09 June 2010
Wajah Birokrasi di Paniai (1 comments) Wednesday, 02 June 2010
Dogiyai Bukan Panggung Perseteruan Para Politisi dan Birokrat (2 comments) Saturday, 15 May 2010
Tahun 2015, Tanah Gambut di Lembah Kamuu Akan Menjadi Kayu Bakar (1 comments) Thursday, 01 April 2010

PREDIKSI BUPATI DOGIYAI 2010-2015

Siapa yang akan menjadi bupati Dogiyai?
 

DATA PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini246
mod_vvisit_counterKemarin790
mod_vvisit_counterMinggu ini246
mod_vvisit_counterMinggu lalu4661
mod_vvisit_counterBulan ini3457
mod_vvisit_counterBulan lalu27964
mod_vvisit_counterSeluruhnya172058

We have: 9 guests online
Your IP: 38.107.191.95
 , 
Today: Sep 05, 2010

LOGIN / REGISTRASI


Copyright © 2010 Papuapos Nabire. All Rights Reserved. Adress: Jl Cenderawasih Kelurahan Morgo Kota Lama Nabire. Telp/Fax: (0984) 21892.
Powered by:  Uwapa Globalindo (Global Intermedia Group)

Papuapos Nabire

  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • red color
  • green color