Sosialisasi Langkah Strategis untuk Penyadaran PDF Print E-mail
Written by Mr Suroso   
Thursday, 29 July 2010 00:36

NABIRE - Sosialisasi pajak daerah dan retribusi daerah merupakan langkah strategis untuk menyadarkan wajib pajak untuk membayar pajak. Oleh sebab itu, kesempatan sosialisasi perlu diikuti oleh pemungut pajak dan wajib pajak.

Wakil Bupati Nabire, Mesak M Magay dalam sambutannya pada pembukaan Sosialisasi UU Nomor 29 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Workshop Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Guest House, Rabu (28/7) menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan. Karena, sosialisasi sebagai langkah yang strategis dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia khususnya aparatur pemerintah di daerah ini sebelum dilaksanakannya UU tersebut. Selain itu sosialisasi juga bermanfaat untuk merangsang kesadaran kepada masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi agar pada masa-masa yang akan datang penerimaan asli daerah (PAD di kabupaten ini meningkat.

Wakil Bupati juga mengajak peserta untuk mengikuti sosialisasi dan workshop dengan baik agar materi yang diperoleh lewat kegiatan ini dapat bermanfaat bagi pembangunan di daerah ini.

Pembukaan kegiatan sosialisasi tersebut ditandai dengan pemukulan tifa oleh Wakil Bupati, Mesak Magay usai memberikan sambutan.

Usai pembukaan, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Nabire, Marthen K Waibusi, SP,MSi memaparkan realisasi penerimaan Kabupaten Nabire, selama semester pertama. Hasil pencapaian penerimaan daerah pada paruh tahun sudah mencapai 51 persen lebih, hampir 52 persen dari target awal sebesar Rp 530.477.205.351. Pada sesi kedua, Kepala Seksi IV Dirjen Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Departemen Keuangan RI, Johnson Manulang mensosialisasikan UU nomor 28/2009.

Menyinggung penerimaan daerah, wakil dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire  meminta agar pemerintah daerah meninjau kembali retribusi persalinan dan operasi. Karena, tarif yang ditetapkan melalui Perda retribusi di RSUD memberatkan pasien dari keluarga ekonomi lemah dan miskin. Sebab, dalam Perda tersebut ditetapkan biaya persalinan lebih dari Rp 1 juta dan biaya operasi berkisar antara Rp 5-9 juta.

Apalagi, kata wakil dari RSUD Nabire, ada surat edaran dari Gubernur Papua agar membebaskan biaya kesehatan bagi orang Papua.

Diskusi ini menarik karena sekalipun ada instruksi dari Gubernur Papua untuk bebas pendidikan dan kesahatan bagi orang Papua tetapi selama ini tidak jelas, apakah “subsidi” tersebut dibiayai dengan dana Otsus Papua dari provinsi atau kabupaten/kota.

Sesuai jadwal panitia, hari ini akan dilaksanakan workshop tentang peningkatan PAD. Selama workshop akan dibahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pajak daerah dan retribusi daerah yang diberi wewenang kepada daerah sesuai dengan UU Nomor 28/2009 dan strategi penggalian potensi daerah.

Oleh sebab itu, Bupati Nabire, Isaias Douw melalui Kepala Dispenda Nabire, Marthen K Waibusi meminta kepada setiap pimpinan SKPD dan sekretaris untuk hadir dalam kegiatan ini. “Diminta setiap pimpinan SKPD untuk tidak diwakilkan,” tegas Waibusi. (ans)

Hits: 18
Komentar (0)Add Comment

Tulis Komentar Anda
kecilkan layar | besarkan layar

busy
 

YANG TERLINTAS DI BENAK ANDA!

 

 

SELAMAT MEMASUKI

BULAN PUASA

KOMENTAR OPINI

Perpanjangan Lapter Nabire, Jawaban Akan Kebutuhan Transportasi Di Papua Tengah (16 comments) Sunday, 05 September 2010
Papua (Nabire) Tanah Damai Demokrasi Menjamin Perbedaan-Kedamaian (4 comments) Saturday, 04 September 2010
Dibalik Munculnya Generasi Muda di Panggung Politik Dogiyai (8 comments) Thursday, 05 August 2010
Douw : Merakyat Dalam Pengabdian Menuju Kursi Bupati (2 comments) Thursday, 08 July 2010
Menanti Kabinet Douw-Magai (5 comments) Tuesday, 06 July 2010
Calon Bupati Dogiyai dan Ekonomi Kerakyatan (Belajar dari Para Pemimpin Pro-Rakyat) (21 comments) Tuesday, 15 June 2010
Uang sebagai Anugerah atau Bencana? (2 comments) Thursday, 10 June 2010
Elite Birokrat Virus Pilkada Dogiyai (9 comments) Wednesday, 09 June 2010
Wajah Birokrasi di Paniai (1 comments) Wednesday, 02 June 2010
Dogiyai Bukan Panggung Perseteruan Para Politisi dan Birokrat (2 comments) Saturday, 15 May 2010
Tahun 2015, Tanah Gambut di Lembah Kamuu Akan Menjadi Kayu Bakar (1 comments) Thursday, 01 April 2010

PREDIKSI BUPATI DOGIYAI 2010-2015

Siapa yang akan menjadi bupati Dogiyai?
 

DATA PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini237
mod_vvisit_counterKemarin790
mod_vvisit_counterMinggu ini237
mod_vvisit_counterMinggu lalu4661
mod_vvisit_counterBulan ini3448
mod_vvisit_counterBulan lalu27964
mod_vvisit_counterSeluruhnya172049

We have: 4 guests online
Your IP: 38.107.191.97
 , 
Today: Sep 05, 2010

LOGIN / REGISTRASI


Copyright © 2010 Papuapos Nabire. All Rights Reserved. Adress: Jl Cenderawasih Kelurahan Morgo Kota Lama Nabire. Telp/Fax: (0984) 21892.
Powered by:  Uwapa Globalindo (Global Intermedia Group)

Papuapos Nabire

  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • red color
  • green color